Jumat, 17 April 2009

Batu Pinabetengan

Batu ini terdapat di daerah Tompaso, Minahasa Tengah, kira-kira 10 km masuk dari jalan raya Tompaso, dan terletak di lereng gunung Tonderukan, dekat gunung Soputan. Di pegunungan Tonderukan terdapat banyak batu. Menurut para ahli arkeologi batu-batu tersebut termasuk jenis “menhir”, yang dikenal sejak zaman pra sejarah dan termasuk tradisi “megaliktik”. Batu-batu seperti itu yang terdapat dilereng gunung Tonderukan menjadi tempat duduk untuk orang-orang mendengar bunyi burung. Salah satu batu yag letaknya lebih ke puncak dari batu pinabetengan dinamakan “kekeretan”, penduduk percaya bahwa itulah tempat duduk Opo Muntu Untu, bila ia turun maka disertai gemuruh yang dahsyat, dan biasanya turun ke gunung soputan sesudah itu baru ke gunung Tonderukan. Bila dia hadir maka manguni akan memberitakannya. Terdapat pula batu yang lain yang dikatakan tempat duduk Opo Kopero. Opo Muntu Untu adalah utusan Yang Maha Tinggi, atau Kasuruan (Tuhan). Kasuruan akan menyuarakan pesanannya melalui Manguni yang dilambangkan sebagai burung yang bijaksana. Bunyi yang bagus disebut Maapi. Manguni dipelihara oleh Opo khusus yaitu Opo Mamarimbing. Oleh sebab itu Manguni disebut juga se kokok se Mamarimbing atau burungnya Opo Mamarimbing yang dalam religi pribumi adalah juru bicara Kasuruan. Batu Pinabetengan merupakan suatu bukti bahwa Minahasa tegah-lah dahulu menjadi pusat kebudayaan nenek moyang. Dari sini, kita melihat bahwa cerita “lumimuut dan Toar” memiliki keterkaitan yang erat hubungnnya dengan cerita Batu Pinabetengan atau Batu pembagian wilayah untuk para sub-etnik. Setiap suku atau sub-sub yang datang kemudian seperti Tonsawang, Pasan, Ratahan, dan Bantik harus mengakui ikrar yang dilakukan di batu Pinabetengan yaitu mereka adalah satu keturunan, dari Lumiuut dan Toar,akibatnya versi mitos Lumimuut danToar menjadi banyak, mencapai lebih dri 90 versi. Tetapi terdapat versi yang sama dalam setiap cerita yaitu terdapatnya tanah,air dan batu.

dari seluruh cerita Batu Pinabetengan dapat disimpulkan bahwa, disitu adalah pusat dari religi pribumi. Kemudian batu itu menjadi simbol dari keseimbangan dari para sub-etnik yag datang kemudian. Jadi percampuran etnik untuk “Orang Minahasa” bukanlah sesuatu yang baru. Menerima etnik lain adalah suatu yang lumrah. Perlu dicatat bahwa Batu Pinabetengan itu diketahui pertamakali sebagai tempat pemujaan dari religi pribumi “Orang Minahasa” oleh J.G. Schwarz, penginjilan Nederlandsche Zendeling Genootschap (NZG ) yang bertugas di daerah Langouwan dan sekitarnya di tahun 1832.

Kamis, 16 April 2009

Waruga, tomb stones in the Minahasa


Airmadidi. Merunut name, 'Airmadidi' means boiling water. The name given a nutritious hot springs clean skin. A place near the legendary Tomohona - about one hour from Manado, the capital of North Sulawesi province - where there have been nine nymph bathing at full moon and one of them to lose their shirt can not be returned to heaven, I remind the legend Nawangwulan and Jaka Tarub Folklore in the treasury Java.

But my interest here is not bidadarinya, thus burying kunonya period. Precisely located in the area Airmadidi bottom. In this place, there are complex funeral pre-Christian or Christian period before entry to Manado, which is called waruga.
A box-box tomb made of stone and not planted in the ground, but placed on the terrain. Can be rectangular shapes or cubes, with a height of around 150 cm above the ground. On the roof be chiselled various decorative face that men, gods and the roof of the house.

According to local belief at that time, the person died must be 'returned' to the afterlife as its position in the womb. Until they do not lie recumbent, but made in conditions such as embryo, which is called the prison or foetal position.

Sort-order, and was purified clay charms and offerings. So diarak around the village three times symbolizing perpisahannya with the temporal world, and made its position as fetus and to include in its waruga goods kesehariannya assistants. Such as weapons or traditional peranti work. Also included gold jewelry and a variety of trusted he will remain in the new use later.

Society continues to use this area as a burial waruga relatives around them until the 17th century. Ended when the new Dutch government to ban the tomb when waruga with disease outbreaks, suspected of the colonists came from endeminya Jasad that is not buried in the ground.

Rabu, 15 April 2009

Sahabat

Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih
dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa
dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

Selemah-lemah manusia ialah orang
yg tak berusaha mencari sahabat dan
orang yang lebih lemah dari itu ialah
orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari.

Supaya engkau memperoleh sahabat,
jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup
menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.
Ungkapan sahabat yang jujur lebih besar harganya
daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang.

Sahabat yang baik adalah orang yang berkata benar,
dan bukannya orang yang hanya membenarkan kata-kata.

Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu
ketika kamu memerlukan dukungan.
walaupun saat itu mereka sepatutnya
berada di tempat lain yang lebih menguntungkan.
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal,
terikat kepadamu ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri “.

Kesunyian bukanlah sekutu derita,
melainkan sahabat ketinggian jiwa.
Ilmu dan kepandaian itu adalah sahabat
yang setia dalam hidup sampai kepada penghabisan umur.

Persahabatan yang sejati akan membawa
kepada kerinduan yang abadi.
kerugian terbesar ialah orang yang tidak memperoleh sahabat
dan yang paling rugi ialah yang ditinggalkan oleh sahabat.

Sesungguhnya persahabatan itu lebih unggul
daripada percintaan.
Tanpa persahabatan, percintaan akan berakhir.
Tetapi tanpa percintaan, sahabat boleh kekal Oleh itu.

hargailah persahabatan yang terjalin,
karena sahabat mewakili suatu kekuatan.

Hadiah yang beharga dalam arti kata sahabat
yang sebenarnya adalah memberi yang terbaik
dari diri anda sendiri.

bergaullah dengan manusia sebaiknya,
sehingga kalau kamu mati mereka tangisi
dan kalau hidup mereka akan selalu merindukan kamu.

Yang indah itu pertemuan yang manis
dan yang pahit itu perpisahan.
Yang tinggal hanyalah kenangan.

Teman menangis, kamu mungkin akan melupakan
orang yang tertawa denganmu,
tetapi tidak mungkin melupakan
orang yang pernah menangis denganmu..

Selasa, 14 April 2009

God's Love


I’m still lying on my bed,
I open my eyes and fell the cold air from my window,
Just like the other days…
It’s really a cold day,
But I can feel warm inside in my heart,
When I started to think about you…
Your love is always give me a spirit,
To live better each brand new day…

I woke up from my slumber
And shower my self with the fresh water
Yes, I’m ready to back to the life
With your love nothing is impossible…

Thanks God for your love….

1001 Burung Kertas


Reo dan July adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga July berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Reo hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.

Dalam kehidupan mereka berdua, Reo sangat mencintai July. Reo telah melipat 1000 buah burung kertas untuk July dan July kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Reo telah menuliskan harapannya kepada July. Banyak sekali harapan yang telah Reo ungkapkan kepada July. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi July dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada July.

Suatu hari Reo melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Reo berkata kepada July: “ July, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “

Saat mendengar Reo berkata demikian, menangislah July. Ia berkata kepada Reo : “ Reo, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!” Saat mendengar itu Reo pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada July. Ia mengatai July matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Akhirnya Reo meninggalkan July menangis seorang diri.

Reo mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap July dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Reo menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Reo, ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari Reo pun berkeliling kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Reo pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua July. Reo mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Reo membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua July.

Reo sangat terkejut ketika didapati orang tua July memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto July dalam makam itu. Reo pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam July untuk menemui orang tua July.

Orang tua July pun berkata kepada Reo :”Reo, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan July yang terkena kanker rahim ganas. July menitipkan sebuah surat kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.” Orang tua July menyerahkan sepucuk surat kumal kepada Reo.

Reo membaca surat itu. “Reo, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputusasaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Reo, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu Reo................................

July “ Setelah membaca surat itu, menangislah Reo. Ia telah berprasangka terhadap July begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati July teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa July kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa July mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih memilih untuk menganggap July sebagai orang matre tak berperasan.July telah berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.

Cinta bukanlah sebuah pelukan atau ciuman tetapi cinta adalah pengorbanan untuk orang yang sangat berarti bagi kita